Cinta itu...
Kata dia..
'Kamu gak akan pernah tahu kapan dan dengan siapa kamu jatuh cinta. Biasanya dia hadir dengan tiba-tiba. Lalu semua berubah. Hati ini menjadi resah..."
Kata kawan..
Sekiranya kamu jatuh cinta dan berkomitmen, tetapi kemudiannya berpisah.
Dari sudut positif, secara tidak lansung dia sebenarnya telah membantu mempersiapkan kamu.
Supaya nanti bila kamu ketemu pasangan sejatimu, kamu sudah siap..!
Kata kawan
kepada kawan..
Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka belajarlah menerima seadanya.
Manusia biasa, tiada yang sempurna.
Galilah keindahan dirinya, dan temukan kejutan-kejutan yang akan membuatmu jatuh hati lebih dalam lagi padanya.
Kata kakak..
Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka larilah sejauh dan secepat kakimu sanggup membawamu pergi. Pergi dari ketakutan dan kerumitan yang sebenarnya kamu ciptakan sendiri. Kerna kamu bukan lagi seorang. Kamu sebenarnya sentiasa ditemani 'sang pelengkap'. Kamu sudah punya hero..!
Kata mak..
Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka bersandarlah sepenuhnya pada hatimu. Kerana cinta itu adalah sebuah perasaan, dan hanyalah hatimu yang dapat merasakan.
Tak perlu dipaksa, tak perlu diminta, dan tak perlu terlalu mengharap. Kerana ada ketikanya, bahasa hati lebih kuat mainkan peranan. Dia akan datang sendiri..!
Kata ayah..
Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka janganlah lagi ada keraguan yang membayangi setiap tekadmu itu. Yakinlah. Tunjukkan bahwa dirimu bukan hanya pandai berucap manis, tapi kamulah sebenar-benarnya yg layak dicintainya.
Kerana, ketika rasa suka itu
berkembang menjadi rasa sayang yang lebih mendalam, maka saat itulah sebenarnya kita
mula merasakan apa yg dinamakan cinta. Sedikit demi sedikit, kedalaman rasa
sayang itu mampu menghadirkan pengorbanan. Pengorbanan & penerimaan yg kita ambil itulah yg
menentukan di mana berakhirnya perjuangan kita dalam mempertahankan keputusan, SAAT BERANI
MENCINTAI SESEORANG.
~+~ Cinta itu tidak rumit, tetapi mencintai itu yg rumit. Kerana mencintai perlukan keberanian, sementara tidak semua orang memilikinya. Saat kita mencintai, kita selalu berusaha menjadi lebih baik lagi. Bukankah berani itu lebih baik..?~+~.

Comments